arti Relief adalah seni pahat dan ukiran 3-dimensi yang biasanya dibuat di atas batu. Bentuk ukiran ini biasanya dijumpai pada bangunan candi, kuil, monumen dan tempat bersejarah kuno. Di Indonesia, relief pada dinding candi Borobudur merupakan salah satu contoh yang digunakan untuk menggambarkan kehidupan sang Buddha dan ajaran-ajarannya. Di Eropa, ukiran pada kuil kuno Parthenon juga masih bisa dilihat sampai sekarang sebagai peninggalan sejarah Yunani Kuno.
Relief ini bisa merupakan ukiran yang berdiri sendiri, maupun sebagai
bagian dari panel relief yang lain, membentuk suatu seri cerita atau
ajaran. Pada Candi Borobudur sendiri misalkan ada lebih dari 1400 panel
relief ini yang dipakai untuk menceritakan semua ajaran sang Buddha
Gautama.
Daftar isi
- 1 Jenis
- 1.1 Relief tinggi
- 1.2 Relief rendah
- 1.3 Relief dangkal
- 1.4 Relief tenggelam
- 2 Yunani kuno
- 3 Romawi
- 4 Referensi
- 5 Pranala luar
Jenis
Relief tinggi
Relief tinggi atau (bahasa Perancis:
Haut-relief, bahasa Italia:
Alto-rilievo, bahasa Inggris:
High-relief)
adalah jenis relief dengan ukiran yang lebih menonjol keluar dengan
penampil kedalaman dimensi lebih dari 50 persen. Relief ini hampir
menampilkan seni patung yang utuh yang menempel pada dasar permukaan
dinding. Contoh relief tinggi adalah kebanyakan arca periode Hindu
Buddha Jawa yang bersandar pada stela sandaran arca, atau relief-relief dewata Lokapala pada candi Prambanan. Contoh lainnya adalah relief-relief Yunani dan Romawi kuno yang lebih menonjol.
Relief rendah
Relief rendah atau (bahasa Perancis:
Bas-relief, bahasa Italia:
Baso-rilievo, bahasa Inggris:
Low-relief)
adalah jenis relief dengan ukiran yang sedikit menonjol dari dasar
permukaan dinding. Tonjolan atau kedalaman ukirannya bervariasi dan
biasanya hanya beberapa sentimeter atau kurang dari 50 persen kedalaman
dimensi ukiran. Contoh dari relief rendah atau bas-relief adalah
relief-relief pada candi periode klasik Jawa kuno, misalnya relief candi Borobudur.
Relief dangkal
Relief dangkal atau (bahasa Inggris:
shallow-relief atau bahasa Italia:
rilievo schiacciato)
adalah jenis relief yang lebih dangkal dari relief rendah. Ukiran
relief hanya berupa guratan-guratan tipis untuk menghilangkan material
latar.
Relief tenggelam
Relief tenggelam atau (bahasa Inggris:
sunken-relief)
adalah jenis relief di mana latar permukaan dinding dibiarkan utuh dan
rata, sementara ukiran figur digambarkan tenggelam dicukil dalam
permukaan dinding. Jenis relief seperti ini lazim dalam kesenian Mesir kuno.
Yunani kuno
Seniman Yunani biasanya membuat relief yang menggambarkan eksploitasi militer melalui perumpamaan mitologi, misalnya relief-relief mengenai pertempuran antara bangsa Athena melawan ras Kentaur
yang melambangkan penaklukan kaum berperadaban atas bangsa tak beradab.
Orang Yunani juga sering membuat relief tentang para dewa dan para pahlawan.
Romawi
Dibandingkan Yunani, bangsa Romawi lebih suka menggunakan gaya
dokumenter. Relief Romawi mengenai adegan pertempuran, contohnya yang
ada di Pilar Trajan,
dibuat untuk menunjukkan kebesaran Romawi, dan juga untuk
memperlihatkan kostum dan peralatan perang Romawi. Pilar Trajan
menceritakan Perang Romawi-Dakia yang dipimpin oleh kaisar Romawi, Trajan di daerah yang kini dikenal sebagai Romania.
Relief tersebut merupakan salah satu relief Romawi yang paling terkenal
dan merupakan pusaka dari dunia kuno yang sangat artistik. Panjangnya
sekitar 650 kaki memutari pilar, dan secara realistis menunjukkan lebih
dari 2,500 orang, juga disertai unsur-unsur lainnya seperti pemandangan
alam, hewan, kapal laut, dan berbagai hiasan-hiasan. Relief tersebut
selamat dari penghanucran karena dijadikan pusat untuk patung-patung
Kristen.
Pada masa Kristen setelah 300 M, dekorasi relief pada pintu dan sarkofagus masih terus dibuat.